Rusia Mengatakan Pemeriksaan Teknis Mungkin Menunda Beberapa Peluncuran Roket Ruang Angkasa

391
Russia untuk dua kali peluncuran di 2017 – Ketua Roscosmos , foto : sputniknews

KABANEWS.COM – Badan Antariksa Rusia, Rabu (25/1) telah memerintahkan pemeriksaan tambahan yang harus dilakukan pada roket Proton-M, yang berarti mungkin terpaksa menunda meluncurkan beberapa satelit tahun ini.

Roscosmos Rusia yang setara dengan NASA, membuat pengumuman setelah harian Kommersant melaporkan bahwa masalah manufaktur telah terdeteksi di beberapa roket Proton-M dan bahwa beberapa peluncuran kemungkinan besar akan tertunda beberapa bulan “dalam skenario kasus terbaik.”

Eropa, AS dan perusahaan-perusahaan Asia sangat bergantung pada Rusia untuk meluncurkan satelit komersial, dan sumber Roscosmos mengatakan kepada Kommersant bahwa Moskow berencana untuk meluncurkan 27 roket tahun ini, delapan di antaranya adalah Proton-Ms.

“Tes tambahan (dari Proton-M) sedang dilakukan. Itu menjelaskan mungkin akan melakukan penundaan dalam peluncuran,” kata juru bicara Roscosmos, tanpa memberikan rincian. Igor Burenkov, juru bicara perusahaan, mengatakan akan menjadi jelas setelah tes, jika ada pasti akan menjadi penundaan untuk beberapa lama.

Kommersant melaporkan bahwa masalah itu terkait dengan komponen yang digunakan dalam mesin dan kekhawatiran bahwa beberapa dari komponen roket tidak cukup tahan panas’.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Roscosmos melakukan beberapa kemunduran, tetapi juga telah sukses besar di banyak daerah.

Sebuah kapal kargo Rusia tanpa awak sarat dengan persediaan untuk Stasiun Luar Angkasa Internasional pecah sekitar enam menit setelah lepas landas pada bulan Desember. Hal itu dilakukan oleh roket Soyuz.

Sumber : Reuters

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.